Semua berawal dari satu petak tanah
Sebelum jadi tempat belanja alat tani, MitraKebun adalah ladang biasa yang kami rawat pelan pelan sampai bisa berdiri seperti sekarang.

Delapan tahun akrab dengan tanah
MitraKebun tumbuh dari sepetak ladang di pinggir desa. Sudah delapan musim kami menggarap tanah warisan yang dulu nyaris terlupakan.
Buat kami ladang bukan cuma tempat kerja. Di sinilah kami belajar sabar, telaten, dan menghargai setiap hasil panen.

Pulang ke tanah dan mulai dari nol
Dulu ladang ini makin lama makin sepi dan hampir kami tinggalkan begitu saja.
Sampai satu titik kami memutuskan untuk pulang, turun langsung ke tanah, dan belajar merawatnya lagi dari awal.

Alat seadanya bikin kerja dua kali lipat
Dua musim pertama terasa berat. Cangkul tua, sabit tumpul, dan sprayer bocor bikin semua pekerjaan makan waktu lebih lama.
Ditambah cuaca yang susah ditebak, hasil panen sering jauh dari harapan. Ada musim yang cuma balik modal.

Ganti alat lalu ganti cara kerja
Pelan pelan alat lama kami tukar dengan yang lebih tepat guna. Sprayer yang enteng, cangkul yang pas di tangan, dan pupuk yang cocok sama tanah kami.
Dalam dua musim bedanya kerasa. Kerja lebih singkat, tenaga lebih hemat, dan panen jadi lebih berisi.

Ladang yang jauh lebih enak digarap
Sekarang ladang kami lebih tenang tiap musim. Bukan berarti gampang, tetap ada hari capek dan hasil yang naik turun, tapi arahnya sudah jelas.
Alat yang kami andalkan sendiri, itu juga yang kami tawarkan buat kamu di sini.